Pada saat PI di pimpin oleh Muhammad Hatta. PI menjadi organisasi radikal. Hatta mengubah konsep PI menjadi organisasi politik yang bertujuan akhirnya adalah untuk memerdekaan Indonesia. ada 4 Konsep politik yang dianut oleh Perhimpunan Indonesia (PI), yaitu 1) Kesatuan Nasioal 2) Solidaritas, 3) Non-kooperasi, 4) Swadaya.
PI mengingikan konsep baru mengenai Revolusi Indonesia, yaitu lepas dari konsep Islam (Jihad) dan Komunisme. Nahh.. munculah konsep Nasionalisme. yaitu mengibarkan panji-panji kebangsaan atas dasar perbedaan yang menjadi satu. itulah yang diperjuangkan oleh organisasi Perhimpunan Indonesia.
Kemudia, Ada Cerita menarik mengenai deal politik. yaitu antara kubu PI dan PKI. Pada saat, PKI ingin mengurus peng-legal-an organisasi PKI tersebut, ketua PKI semaun bolak-balik pergi ke Belanda lalu ke Hindia-Belanda. pada saat semaun di Belanda, bertemulah semaun dengan Hatta. dan Semaun mendukung konsep Nasionalisme PI, dan membuat deal politik. yaitu berisi tentang "Jika para alumni PI sudah pulang ke Hindia-Belanda, maka PKI akan menyebarkan konsep Nasionalisme PI.
Namun, tahun 1926-1927 terjadi pemberontakan yang dilakukan oleh PKI terhadap pemerintah Hindia-Belanda. Akhirnya, deal politik gagal terbentuk. Akhirnya, PKI dicap sebagai organisasi terlarang. Maka dari itu, Hatta sangat kecewa atas kejadian tersebut.
Hatta merupakan tokoh penting di kubuh PI. karena mundurnya Hatta dari ketua PI, organisasi tersebut semakin melemah. Akhirnya, tidak terdengar kabarnya lagi.
PI juga disebut-sebut menjadi cikal bakal lahirnya Partai Nasional Indonesia (PNI), Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), dll..
PI
No comments:
Post a Comment