Hhaaiii fans . . . :) Aku kembali lagi, "shasi muridhana?" (Bahasa apa lagi itu.. :D ), artinya sudah lama ngga jumpa.. :)
Jadi kemarin itu, aku berkesempatan jalan-jalan ke Singapura. Alhamdulillah terimakasih ya Allah, mimpi untuk pergi ke luar negeri akhirnya terwujud. Kata orang, singapura terkenal dengan julukan Negeri 1001 Aturan. Aahh Singapore! Satu kata untukmu "KEREN!"..
Ting tong ting tong suara HP berderig (Anggap saja SMS masuk, :v), aku mulai membuka SMS tersebut. Dengan jelas aku membaca "PENGUMUMAN SELEKSI PPM-LN SINGAPURA dapat dilihat di wibsite UNY". Aku cepat-cepat pergi ke Warnet dan melihat isi pengumumanya.
Ssswwwiiinnngg Angin berhembus. Mataku berkaca-kaca.
Hari kamis, tanggal 1 Oktober 2015 menjadi hari yang penting karena pada hari itu diumumkan siapa saja yang berhak mengikuti PPM-LN (Progam Pengayaan Mengajar-Luar Negeri) di Singapura. Masih ingat diingatanku, salah seorang teman menyodorkan famplet progam tersebut pada akhir bulan Agustus dengan berkata "ayoo zi.. daftar!! kamu pasti bisa". Kemudian aku jawab, wah syarat skor TOEFLnya sulit, aku pasti tertolak. Dia menjawab lagi, "NGGAK, kamu pasti bisa! Besok langsung tes TOEFL di tempat kursus. Cuma 450, masa kamu ngga bisa?". aku jawab, "hhhmmm... aku ngga punya uang buat ikut tes",, "Aku utangin dulu deh", Jawabnya.
Aku pun ngebut belajar TOEFL, dengan bermodal buku TOEFL yang aku beli di toko social agency, aku pun mulai mempelajarinya. dan tak jarang aku tanya kepada teman-teman tentang ini dan itu. Masih ingat, aku bertanya kepada Mas Ayip dan Mba Dwis dari jurusan Sastra Inggris. Oh God, mereka keren banget! bisa jawab dengan cepat soal grammar Toefl. Aku berhutang banyak dengan mereka.
Keesokan harinya, aku pun dipinjami uang oleh temanku dan ikut tes di Swift English School, Seloka Mataram, Yogyakarta. Kira-kira 2 jam mengikuti tes Toefl. Untuk melihat hasil tes Toefl aku harus menunggu satu hari setelah tes. Menunggu adalah hal yang sangat menyebalkan bagiku. Dag dig dug jerrr... aku ngga bisa tidur! gara-gara mikirin score Toefl besok. aaaaakkkkk
Esok hari, aku pun pergi Swift, tempat tes toefl. Dan meminta score Toefl-ku.. Jjjreennnnggg 425!!
Ngga nyampe.. dan akupun merenung. tinggal 4 hari lagi batas maksimal untuk mendaftar progam PPM-LN. Sambil merenung, aku berkata "Besok harus Tes lagi!!". Maklum, persyaratan untuk mendaftar tingal score TOEFL saja. Surat Rekomendasi dari Dosen sudah, Surat keterangan sehat, Surat keterangan Lulus PPL sudah. Pokoknya sudah semua, tinggal TOEFL. Ya allah, semoga bisa sampe score -ku.
Esok hari pun, aku mencoba tes lagi di Swift. Swif English School membuka Tes Toefl setiap harinya. Dengan waktu yang sama, 2 jam aku mengerjakan tes toefl. dari Listening, Structure, Writing, dan Reading. Aahhh memang sulit. Sudahlah, aku ikhlas. Jika memang ini tidak berhasil, maka ini adalah yang terbaik untukku.
Kesokan harinya, aku pun mengambil sertifikat Toefl dan melihat Score-nya. Tttaaarrrr 450 Pas! Ya allah, Terimakasih banyak. Aku bisa! aku bisa! walaupun score Toeflnya tidak seberapa, tapi aku bisa ikut seleksi PPM-LN. Setelah itu, aku mengumpul berkas-berkas yang sudah aku siapkan dulu. Kini tinggal dikumpulkan di KUIK (Kantor Urusan Internasional dan Kemitraan) UNY. Yaps.. Tahap pertama selesai. Tinggal menunggu pengumuman seleksi berkas. Aku meminta restu kepada Umi, Abah dan Kakak untuk kelancaranku.
(Bersambung)
No comments:
Post a Comment